Turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 terus menyajikan kejutan di sektor tunggal putri. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, setelah gugurnya petenis unggulan seperti Iga Swiatek, Aryna Sabalenka, dan Elena Rybakina di pekan pertama, kini giliran Marta Kostyuk dan Linda Noskova yang berhasil mencuri perhatian dengan melangkah mantap ke babak semifinal.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan pertandingan, Marta Kostyuk yang merupakan unggulan ke-12 asal Ukraina tampil luar biasa di Centre Court. Petenis yang bulan lalu juga mencapai semifinal Perancis Terbuka ini sukses menumbangkan runner-up Wimbledon 2024, Jasmine Paolini, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-2.
Dari pantauan redaksi, Kostyuk menorehkan 19 pukulan winner, termasuk sebuah pukulan forehand return kilat yang tercatat mencapai kecepatan 96 mjl. Ketangkasan atletis Kostyuk yang matang berkat pengalamannya di dunia senam saat kecil terbukti ampuh dalam mengubah situasi bertahan menjadi serangan balik yang mematikan.
Meskipun ini merupakan debutnya bermain di Centre Court, Kostyuk tampil tanpa beban. "Pertama-tama, halo Centre Court, ini pertama kalinya saya bermain di lapangan luar biasa ini. Menang di sini bahkan tidak ada dalam rencana saya, saya hanya ingin keluar ke lapangan dan menyuguhkan sebuah pertunjukan," ujar Kostyuk dalam wawancara pascapertandingan.
Sementara itu pada pertandingan lain, Linda Noskova yang menjadi unggulan kesembilan berhasil menyudahi perlawanan petenis Belgia, Elise Mertens, dengan skor 6-3, 7-5. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Noskova di lapangan rumput dengan mencatatkan 10 kemenangan dari 11 pertandingan sepanjang tahun ini.
Berdasarkan catatan statistik, Noskova kini telah memenangkan 18 pertandingan di lapangan rumput dalam dua tahun terakhir, jumlah terbanyak dibandingkan petenis putri lainnya. Keberhasilan petenis berusia 21 tahun ini melaju ke semifinal membuka peluang terjadinya All-Czech Final jika rekan senegaranya, Karolina Muchova, mampu mengalahkan Coco Gauff.
"Perasaannya sungguh luar biasa, tidak seperti sebelum-sebelumnya. Untuk inilah saya bermain, untuk pertandingan besar, panggung besar, dan lapangan yang besar. Ini adalah perasaan yang sangat istimewa," ungkap Noskova yang mengaku sempat gugup sebelum laga dimulai.
Pertemuan antara Marta Kostyuk dan Linda Noskova di semifinal diprediksi akan berlangsung sengit. Merujuk pada rekor pertemuan, Kostyuk memenangkan duel terakhir mereka di Madrid pada Mei lalu, namun laga tersebut dimainkan di atas lapangan tanah liat, sehingga jalannya laga di rumput Wimbledon kali ini dipastikan akan menyuguhkan dinamika yang berbeda.