Sebuah klub kriket lokal asal Gloucestershire, Inggris, saat ini sedang menanti kepastian apakah mereka telah resmi memecahkan rekor dunia total poin tertinggi dalam sejarah kriket T20. Berdasarkan laporan dari BBC Sport, klub bernama Dumbleton CC tersebut sukses mengumpulkan skor fantastis 417-2 dalam pertandingan yang berlangsung pada hari Selasa waktu setempat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dumbleton CC, yang berkompetisi di divisi utama Premier One West of England league, mencatatkan skor raksasa tersebut saat berhadapan dengan Hatherley and Reddings CC. Dari pantauan redaksi, dominasi luar biasa ditunjukkan oleh pemukul pembuka mereka, Ewan Gegg, yang berhasil mencetak 206 run tanpa tersingkir (not out) hanya dari 55 bola, termasuk di antaranya 13 kali pukulan empat poin (fours) dan 23 kali pukulan enam poin (sixes).
Menurut data pertandingan, rekan setimnya yang bernama Dan Holland juga tampil menggila dengan menyumbang 122 run dari 37 pengiriman bola. Secara keseluruhan, barisan pemukul Dumbleton CC berhasil melambungkan bola melewati batas lapangan sebanyak 47 kali. Tidak mengejutkan jika Hatherley and Reddings CC akhirnya harus menelan kekalahan telak dengan selisih 188 run setelah seluruh pemukul mereka ditumbangkan pada skor 229.
Uniknya, pengamatan tim redaksi mengarah pada pemain lawan bernama Harry Bloomfield. Setelah sempat babak belur karena memberikan 35 run hanya dalam satu over saat timnya bertahan, ia justru bangkit dan menjadi pencetak ratusan poin ketiga dalam laga tersebut dengan mengemas 109 run dari 48 bola saat giliran memukul.
"Kami semua sepakat bahwa ini adalah salah satu pertandingan kriket paling aneh sekaligus paling fantastis yang pernah kami saksikan. Kami rasa rekor ini tidak akan pecah dalam waktu dekat. Benar-benar pertandingan yang luar biasa," ujar Ewan Gegg saat diwawancarai oleh BBC Radio Gloucestershire.
Pihak Dumbleton CC kini sedang mencari klarifikasi hukum apakah skor mereka sah dihitung sebagai rekor dunia resmi untuk pertandingan T20. Mereka merujuk pada pertandingan T20 skor tinggi lainnya di India pada tahun 2017 ketika tim Maavi menyudahi laga dengan poin 416-2. Sebagai perbandingan, tim nasional Inggris memegang rekor laga internasional antarnegara uji coba dengan 304-2 saat melawan Afrika Selatan pada September lalu, sementara rekor pertandingan profesional dipegang klub India, Baroda, dengan 349-5 pada tahun 2024.
Pemain berusia 23 tahun itu menambahkan bahwa modal awal yang baik bersama Tom Kelly, yang mencetak 64 run dari 25 bola, menjadi kunci momentum tim. Mengenai alasan mengapa laga ini menghasilkan skor yang begitu masif, Ewan Gegg meyakini ada faktor lapangan Dumbleton CC yang dikenal memiliki area batas cukup pendek di satu sisi, ditambah penggunaan bola merah muda yang dinilai melaju lebih mulus.