Etape ketiga Tour de France 2026 menuju Les Angles dipastikan tetap berjalan meskipun berada di bawah ancaman kebakaran hutan yang sedang berkobar di wilayah timur Pyrenees. Berdasarkan pantauan redaksi, demi keselamatan bersama, pihak berwenang terpaksa mengambil keputusan ekstrem dengan menggelar balapan tersebut tanpa kehadiran penonton di sepanjang rute.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →"Pengaturan ini akan dibatasi hanya untuk perlintasan para pebalap dan kendaraan yang esensial untuk pengorganisasian acara saja," ungkap Pierre Regnault de la Mothe, prefek wilayah Pyrenees Timur. Menurut penjelasannya, karavan publisitas populer Tour de France tidak akan mengaspal, dan salah satu rute akses utama menuju garis finis di Les Angles juga telah ditutup total guna mengantisipasi perluasan dampak kebakaran.
Pihak kepolisian dan pemerintah setempat meminta masyarakat untuk tidak mendekati rute balapan maupun area finis demi keselamatan mereka sendiri. "Saya menyesal mengatakan ini, tetapi setidaknya di Prancis, ini akan menjadi etape Tour tanpa penonton," tambah sang prefek saat memberikan keterangan resmi terkait situasi darurat tersebut.
Sementara itu, dari pengamatan tim redaksi pada jalannya balapan etape kedua di Montjuic, Tadej Pogacar berhasil membalas kekalahannya. Ia sukses membantu rekan setimnya di UAE Team Emirates XRG, Isaac del Toro, untuk meraih kemenangan debut yang meriah. Aksi impresif pebalap asal Meksiko berusia 22 tahun itu saat melintasi tikungan terakhir layaknya pebalap MotoGP langsung memberikannya keunggulan mutlak menjelang garis finis.
Pogacar yang terus ditempel ketat oleh rival utamanya sekaligus pemimpin klasemen umum, Jonas Vingegaard, memilih melambat untuk membiarkan Del Toro melewati garis finis terlebih dahulu. Hasil ini berhasil memangkas jarak bonus waktu Pogacar dengan Vingegaard menjadi enam detik saja di klasemen sementara.
Menurut Vingegaard, aksi yang ditunjukkan oleh rivalnya tersebut merupakan bentuk kemurahan hati yang luar biasa dari seorang rekan setim. "Tadej adalah orang yang hebat dan sangat murah hati karena memberikan kemenangan etape kepada rekan setimnya. Namun, Isaac memang layak mendapatkannya. Dia adalah talenta yang sangat besar dan sangat kuat," puji Vingegaard pascabapan.
Di sisi lain, tekanan kini mulai meningkat bagi penyelenggara Tour de France untuk menghadapi realitas suhu udara yang menyengat serta risiko keselamatan bagi para pebalap dan penggemar. Desakan ini menguat setelah pemerintah Prancis memberikan izin kepada otoritas regional untuk membatalkan atau menyesuaikan etape balapan jika diperlukan akibat gelombang panas ekstrem.
Pascal Chanteur selaku presiden persatuan pebalap, menyarankan agar pihak penyelenggara memajukan jadwal start balapan guna menghindari suhu ekstrem musim panas. Namun, direktur teknis balapan, Thierry Gouvenou, menyatakan bahwa perubahan jadwal start belum bisa diterapkan pada bulan Juli ini karena semua logistik telah matang, sehingga Tour de France hanya bisa beradaptasi dengan situasi yang ada.