Pertandingan uji coba pekan ini melawan Italia di Perth menjadi kesempatan terakhir bagi tim nasional rugby Australia, Wallabies, untuk memberikan perpisahan yang manis kepada pelatih kepala mereka, Joe Schmidt. Laga krusial ini harus dimenangkan sebelum sang pelatih yang tampak kelelahan tersebut resmi meninggalkan posisinya dan memasuki masa pensiun.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan pertandingan sebelumnya, performa Australia sepanjang awal tahun 2026 terbilang sangat mengecewakan bagi para pendukungnya. Pekan lalu melawan Prancis, Les Bleus bangkit dari ketertinggalan 21-12 di babak pertama untuk mencetak 30 poin tanpa balas dan menang 42-26 atas Australia. Seminggu sebelum laga tersebut, Irlandia juga berhasil membalikkan keadaan untuk membungkam Wallabies dengan skor 33-31 pada laga pembuka Nations Championship.
Dari pantauan redaksi, awal musim tanpa kemenangan di tahun 2026 ini membuat Australia kini mencatat enam kekalahan beruntun dan menelan sembilan kekalahan dari 10 pertandingan terakhir mereka. Ini merupakan tren terburuk yang dialami tim sejak tahun 2016. Padahal, masa jabatan Schmidt sebagai pelatih kepala sempat diawali dengan tiga kemenangan kandang berturut-turut pada tahun 2024.
Menurut data statistik, Schmidt tercatat hanya memenangkan delapan dari 27 laga uji coba selama menangani tim. Jika akhir pekan ini mereka kembali takluk dari Azzurri seperti pada pertemuan tahun 2022 dan 2025, rekor kemenangan Schmidt akan merosot di bawah 36 persen. Situasi ini tentu menjadi beban berat bagi Les Kiss, pelatih baru berusia 61 tahun yang dijadwalkan segera mengambil alih kendali tim menjelang Piala Dunia Rugby di kandang sendiri.
Tantangan besar sudah menanti Les Kiss yang tidak akan langsung menikmati atmosfer dukungan penuh di stadion sendiri pada awal tugasnya. Berdasarkan jadwal, ia harus memimpin tim bertolak ke Hokkaido, Jepang, sebelum kemudian melakukan perjalanan panjang ke Argentina untuk melakoni laga tandang di San Salvador de Jujuy dan Mendoza. Tim nasional Jepang yang kini dilatih oleh Eddie Jones diprediksi bakal menyiapkan jebakan matang bagi Wallabies.
Di sisi lain, timnas Italia asuhan Gonzalo Quesada juga datang dengan ambisi besar meski kehilangan beberapa bintang utama seperti Giacomo Nicotera, Ange Capuozzo, Simone Ferrari, Sebastian Negri, dan Niccolò Cannone. Namun, tim tamu masih memiliki lini belakang elit yang diperkuat Paolo Garbisi, Tommaso Menoncello, Juan Ignacio Brex, serta dua mantan pemain Australia, Louis Lynagh dan Monty Ioane.
Masalah cedera pemain, khususnya pada posisi flyhalf, terus menggerogoti revolusi taktik yang diusung Schmidt, di mana Australia tercatat telah menurunkan sembilan pemain bernomor punggung 10 dalam 17 laga uji coba terakhir. Menanggapi laga pamungkasnya ini, Schmidt menyatakan ambisinya untuk memberikan hasil terbaik. "Saya ingin meninggalkan tim ini dalam kondisi yang baik. Saya sangat kompetitif dan hanya ingin para pemain mendapatkan penghargaan atas kerja keras mereka," ungkap Schmidt.