Ajang Commonwealth Games 2026 di Glasgow resmi dimulai dengan format yang jauh lebih ramping dan hemat biaya. Kurang dari tiga tahun lalu, keberlangsungan ajang ini sempat berada dalam kondisi kritis setelah Victoria, Australia, memutuskan mundur sebagai tuan rumah karena mengkhawatirkan kerugian finansial yang mencapai miliaran dolar. Glasgow kemudian mengambil alih peran tersebut dengan memangkas jumlah cabang olahraga secara drastis dari 19 menjadi hanya 10 cabang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan resmi, Phil Batty selaku CEO Glasgow 2026 menyatakan optimismenya terhadap masa depan ajang ini. "Ini jelas bukan panggung terakhir bagi Commonwealth Games," ujar Phil Batty. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk pergeseran menyeluruh yang dibutuhkan ajang tersebut agar tetap relevan dan berkelanjutan, tidak hanya untuk edisi 2030, melainkan hingga 2034, 2038, dan seterusnya.
Dari pantauan redaksi, tantangan besar masih membayangi penyelenggaraan kali ini. Penjualan tiket dilaporkan belum memenuhi target walau kapasitas tempat pertandingan telah diperkecil secara signifikan. Sebagai contoh, cabang atletik yang pada 2014 digelar di Hampden Park berkapasitas 46.000 penonton, kini dipindahkan ke Scotstoun Stadium yang hanya menampung sekitar 10.000 penonton, namun tiket masih belum terjual habis.
Selain itu, isu hak siar juga menjadi perhatian publik di Britania Raya. Untuk pertama kalinya sejak 1954, BBC tidak memegang hak siar terestrial setelah TNT Sports mengambil alih hak siar dengan nilai sekitar 5 juta poundsterling. Hal ini membuat akses penayangan gratis menjadi terbatas bagi penonton umum.
Pengamatan tim redaksi juga menunjukkan absennya sejumlah bintang besar dunia, seperti juara Olimpiade Keely Hodgkinson, Summer McIntosh, Oblique Seville, Letsile Tebogo, hingga Julien Alfred. Kendati demikian, ajang ini masih diramaikan oleh pemegang rekor dunia lari satu mil, Josh Kerr, yang dijadwalkan bersaing ketat dengan Jake Wightman dan atlet muda Australia, Cameron Myers.
Meski memicu skeptisisme publik terkait beban finansial yang dialami tuan rumah terdahulu seperti Birmingham pada 2022, pihak penyelenggara meyakini bahwa model fleksibel yang diterapkan di Glasgow akan menjadi cetak biru baru bagi keberlanjutan Commonwealth Games di masa depan.