Momen keberhasilan Liverpool mengunci gelar juara Premier League musim 2024/2025 di bawah asuhan Arne Slot masih terekam jelas di ingatan para pendukung setia. Berdasarkan rekaman video yang beredar kala itu, Alexis Mac Allister tertangkap kamera duduk sendirian di bangku cadangan sambil meneteskan air mata haru tepat setelah peluit panjang dibunyikan. Kontribusi sang gelandang sangat krusial, bahkan gol yang dicetaknya di Anfield hari itu memicu selebrasi masif yang getarannya tercatat mencapai 1,74 skala Richter.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, situasi berbalik dalam satu tahun terakhir bagi pemain berusia 27 tahun tersebut. Menurut pengamatan tim redaksi, performa Mac Allister pada musim 2025/2026 mengalami penurunan akibat dihantam masalah cedera pada awal musim. Kompetisi musim lalu pun dinilai menjadi kampanye paling merosot dari tiga musim pengabdiannya sejak didatangkan dari Brighton senilai 35 juta poundsterling pada tahun 2023 silam.
Kendati spekulasi mengenai masa depannya sempat mencuat pada bursa transfer musim panas ini, performa gemilangnya bersama tim nasional Argentina di Piala Dunia tentu melegakan kepala pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola. Dari pantauan redaksi, Mac Allister tercatat bermain selama 539 menit, memenangkan 31 duel, 10 tekel, serta melakukan 9 intersepsi yang menempatkannya di jajaran gelandang elite turnamen.
Fleksibilitas taktis sang pemain diprediksi akan menjadi aset berharga bagi strategi Andoni Iraola yang menyukai skema tekanan tinggi dan permainan direktif. "Saya merasa posisi nomor delapan atau peran double pivot nomor enam adalah posisi terbaik saya, tetapi saya bisa bermain di posisi mana pun," ujar Mac Allister dalam wawancaranya dengan ESPN baru-baru ini.
Terlepas dari hasil semifinal Piala Dunia melawan Inggris di Amerika Serikat, sang gelandang dipastikan akan terlambat bergabung dalam sesi pramusim The Reds. Berdasarkan regulasi FIFA, pemain berhak mendapatkan libur minimal tiga pekan setelah turnamen, sehingga Mac Allister diperkirakan baru kembali ke klub pada awal Agustus mendatang dan kemungkinan besar melewatkan pekan-pekan pembuka kompetisi.
Meski demikian, Andoni Iraola menyadari bahwa dirinya memiliki seorang pemenang sejati di lini tengah Liverpool. Mantan penggawa Brighton ini mengoleksi rekor impresif dengan selalu memenangkan seluruh 12 penampilannya di ajang Piala Dunia. "Ini selalu tentang meraih kemenangan," pungkas Mac Allister tegas pasca membawa negaranya membungkam Swiss di babak perempat final.