Masa depan Marcus Rashford di Old Trafford tampaknya mulai menemui titik terang. Berdasarkan laporan terbaru, klausul pelepasan senilai £40 juta atau sekitar €47,1 juta yang ada di dalam kontrak penyerang asal Inggris tersebut resmi kedaluwarsa pada Rabu, 15 Juli lalu. Situasi ini membuat Manchester United kini memegang kendali penuh atas masa depan sang pemain.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, tenggat waktu klausul tersebut awalnya memberikan kesempatan bagi klub-klub peminat untuk merekrut Rashford dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, klausul khusus tersebut dikabarkan tidak berlaku bagi dua rival domestik mereka, yaitu Liverpool dan Manchester City. Karena tidak ada klub yang mengaktifkannya tepat waktu, peminat Rashford kini harus melakukan negosiasi transfer secara konvensional dengan manajemen Setan Merah.
Menurut laporan dari The Athletic, Rashford sendiri kabarnya telah menolak sejumlah tawaran yang secara finansial jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan kontraknya saat ini di Old Trafford. Penyerang internasional Inggris itu tampaknya masih berkomitmen untuk bertahan dan bersiap kembali mengikuti sesi latihan pramusim bersama rekan-rekan setimnya setelah masa liburan pasca-Piala Dunia berakhir.
Sebelum klausul tersebut kedaluwarsa, beberapa klub Premier League dilaporkan sempat memantau situasi sang penyerang. Menurut laporan The i Paper, setidaknya ada lima klub yang tertarik, termasuk Newcastle United dan Aston Villa. Newcastle United bahkan sempat memproyeksikan Rashford sebagai suksesor Anthony Gordon di St James" Park, meskipun kendala gaji Rashford yang mencapai £325.000 per pekan menjadi batu sandungan yang besar.
Di sisi lain, Aston Villa bukanlah tempat yang asing bagi Rashford. Berdasarkan catatan performa musim lalu, ia sempat menghabiskan paruh kedua musim 2024/25 sebagai pemain pinjaman di Villa Park di bawah arahan Unai Emery. Performa apiknya di bawah asuhan manajer asal Spanyol tersebut dinilai menjadi faktor kunci yang berhasil membawa namanya kembali masuk ke dalam skuad tim nasional Inggris untuk ajang Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Mengenai masa depannya, Rashford sempat menegaskan bahwa ia enggan terdistraksi oleh rumor transfer selama membela negaranya. "Sebagai seorang manusia, saya hidup untuk saat ini. Saya sudah sangat jelas dengan semua orang sebelum Piala Dunia. Saya ingin segalanya selesai sebelum turnamen, dan jika tidak, saya tidak akan mengurusnya sampai turnamen selesai," ujar Rashford saat diwawancarai di sela-sela kompetisi internasional tersebut.
Tim pengamat sepak bola melihat langkah Rashford ini sebagai bentuk profesionalisme tinggi demi menjaga fokus di atas lapangan. Kini dengan berakhirnya turnamen akbar di Amerika Utara dan kedaluwarsanya klausul rilis tersebut, fokus utama sang penyerang adalah kembali ke Manchester United untuk mempersiapkan musim kompetisi yang baru.