Klub raksasa Spanyol, Barcelona, dilaporkan siap melepas penyerang mereka, Ferran Torres, dengan harga yang relatif murah pada bursa transfer musim panas ini. Langkah mengejutkan ini diambil bukan hanya karena kontrak sang pemain yang menyisakan satu tahun lagi, melainkan ada alasan finansial mendalam di baliknya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan terbaru dari The Athletic, Barcelona berniat menjual penyerang berusia 26 tahun tersebut untuk menghindari klausul khusus dalam kontraknya. Jika Barcelona memilih untuk memperpanjang kontrak Torres di Camp Nou, mereka diwajibkan membayar biaya tambahan sebesar 8 juta euro atau sekitar Rp 140 miliar kepada mantan klubnya, Manchester City.
Pembayaran ekstra tersebut akan membuat total biaya transfer Torres membengkak menjadi 73 juta euro. Sebelumnya, Barcelona memboyong penyerang tim nasional Spanyol itu pada tahun 2022 dengan biaya awal 55 juta euro ditambah potensi bonus sebesar 10 juta euro.
Dari pantauan redaksi, situasi ini langsung memicu ketertarikan dari dua klub London Utara, Arsenal dan Tottenham Hotspur. Kedua klub Liga Inggris tersebut dikabarkan bersedia menampung Torres yang dilaporkan memiliki nilai pasar sekitar 35 juta euro saja pada musim panas ini.
Menurut pengamatan tim redaksi, Torres merupakan sosok penyerang serbabisa yang mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun pemain sayap. Sepanjang karier profesionalnya di level klub, ia telah mengemas 91 gol dan 44 assist dari 359 pertandingan, serta menjadi pilar penting bagi timnas Spanyol dengan torehan 24 gol dari 63 penampilan.
Meski rumor kepindahan ini berembus kencang, Presiden Barcelona, Joan Laporta, sempat meredam spekulasi tersebut. "Saya mendengar sesuatu tentang hal itu, tetapi kami tidak memiliki konfirmasi. Dia adalah pemain Barca. Ferran juga tampil sangat baik bersama Spanyol di Piala Dunia," ujar Laporta seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Walaupun ada bantahan dari sang presiden, manajemen Barcelona tampaknya tetap berniat melepas sang pemain demi menyeimbangkan neraka keuangan klub. Masa depan Ferran Torres diperkirakan baru akan menemui titik terang setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir.