Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis melawan Paraguay di Philadelphie, Amerika Serikat, berakhir dengan ketegangan tinggi. Laga sengit yang dimenangkan Prancis dengan skor 1-0 tersebut diwarnai provokasi dan bentrokan fisik antar-pemain. Berdasarkan pantauan redaksi dari rekaman video di stadion, keributan hebat langsung pecah sesaat setelah wasit Ilgiz Tantashev meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Akar dari perselisihan pascalaga ini bermula dari tindakan tidak sportif bek Paraguay, Gustavo Velazquez. Menurut laporan jurnalis Prancis Jean-Sébastien Grond-Tran yang berada di lokasi, Gustavo Velazquez terlihat sengaja mendorong punggung Jules Kounde dengan sangat keras karena frustrasi atas kekalahan timnya. Pemain berusia 35 tahun asal klub Cerro Porteno itu bahkan mencoba menyerang Jules Kounde untuk kedua kalinya sebelum akhirnya diredam oleh para pemain Prancis.
Dari pengamatan tim redaksi, situasi sempat menjadi kacau di lingkaran tengah lapangan hingga memaksa pelatih Didier Deschamps turun tangan untuk menenangkan situasi. Beruntung, benteng pertahanan Prancis yang digawangi oleh William Saliba, Dayot Upamecano, dan Maxence Lacroix langsung bertindak cepat melindungi rekan setim mereka dari amukan lanjutan pemain Albirroja tersebut.
Sepanjang jalannya pertandingan, skuad Les Bleus memang harus bermain ekstra sabar menghadapi permainan kasar dari Paraguay. Selain intimidasi terhadap Kylian Mbappe dan Bradley Barcola, Jules Kounde juga sempat terkena sikut di bagian wajah oleh Matias Galarza pada menit ke-95. Kendati terus diprovokasi, Jules Kounde tampil solid di lini belakang dengan memenangkan seluruh duel udara dan melakukan lima kali perebutan bola yang krusial.
Kemenangan tipis ini memastikan langkah Prancis melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Maroko pada hari Kamis mendatang. Meski berhasil lolos, tiga pemain Prancis yakni Bradley Barcola, Manu Koné, dan Michael Olise harus waspada karena mengantongi kartu kuning dan terancam sanksi larangan bertanding di semifinal jika kembali menerima kartu pada laga berikutnya.